Jumat, 22 Maret 2019

Mahasiswa di Era Revolusi Industri 4.0

Assalamu’alaikum wr.wb.
Alhamdulillahirabbil’alamin, ucapan syukur yang seharusnya selalu kita panjatkan atas karunia Allah SWT. yang sangat luar biasa. Salah satunya yaitu nikmat masih diberikannya kesempatan kepada kita untuk menuntut ilmu dan mengembangkannya agar menjadi bermanfaat. Sholawat dan salam selalu tercurahkan kepada baginda Rasul sang revolusioner Nabi Muhammad SAW. dengan segala perjuangannya membela Islam untuk keselamatan umatnya. Dan kepada pengunjung blog dan pembaca yang saya banggakan izinkan saya menyampaikan pendapat mengenai fenomena saat ini yang sedang kita alami.
Saat ini Indonesia menjadi salah satu bagian dari 193 negara yang memiliki titik sejarah baru dalam pembanguanan global, dimana pada tahun 2015 merupakan tahun adanya kesepakatan global dan tahun pembangunan berkelanjutan. Satu diantara empat kesepakatan terebut adalah Transforming Our World: the 2030 Agenda for Sustainable Development yang merupakan agenda pembangunan berkelanjutan global dengan 17 tujuan dan 169 sasaran.
Saat ini Indonesia menunjukan keseriusannya dalam menjalankan cita-cita tujuan pembangunan yang merupakan kelanjutan dari millennium development goals (MDGs). Kepala negara dan pemerintah juga telah meneguhkan komitmen bersama untuk menghapuskan kemiskinan, menghilangkan kelaparan, memperbaiki kualitas kesehatan, meningkatkan pendidikan, dan mengurangi ketimpangan. Agenda pembangunan ini juga menjanjikan semangat bahwa tidak ada seorangpun yang akan ditinggalkan. Dijelaskan bahwa setiap orang dari semua golongan akan ikut melaksanakan dan merasakan manfaat SDGsDalam melaksanakan dan mewujudkan cita-cita tujuan pembangunan berkelanjutan ini kita sedang berdiri di tepi revolusi teknologi yang secara fundamental akan mengubah siapa kita bukan hanya apa yang kita lakukan. Revolusi yang akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. proses revolusi dalam industri di tengah masyarakat dimana dunia fisik, digital, dan biologis tergabung.
Di dalam 5 prinsip tujuan pembangunan berkelanjutan ini, manusia sebagai salah satu prinsip di dalamnya merupakan asset paling penting dalam kehidupan ini. Era Revolusi yang menuntut manusia untuk menjadi orang yang lebih cerdas, kreatif dan inovatif. Manusia yang akan memainkan perannya dalam perkembangan revolusi ini.  Karena manusia merupakan sumber daya yang memiliki pengaruh kuat dalam keberlangsungan dan perkembangan di revolusi ini, termasuk untuk berkontribusi dalam tujuan pembangunan berkelanjutan.
Salah satu yang memegang peran tersebut adalah mahawiswa. Mahasiswa memiliki peran lebih dan menduduki tingkat atau level yang lebih tinggi dibandingkan dengan seorang pelajar. Mahasiswa adalah pemuda yang harus bisa menjadi garda terdepan di negara ini. Mahasiswa merupakan sumber daya manusai yang cerdas, kreatif dan inovatif. Cerdas artinya memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah berdasarkan pengetahuan dan pemahamannya, kreatif dan inovatif, artinya mahasiswa memiliki kemampuan untuk bisa menangkap dan memanfaatkan peluang yang ada dengan kecerdasan dan potensi diri yang dimilikinya menjadi suatu hal yang bermutu dan bernilai tinggi.
Peran yang dapat dilakukan mahasiswa selain sebagai sumber daya yang cerdas, kreatif dan inovatif adalah menjadi agent of development, agent of social control dan agent of iron stock. Mahasiswa sebagai agent of development atau agent of change dalam fenomena ini mahasiswa harus mengembangkan pengetahuan dan pemahaman akan teknologi yang semakin canggih yang harus diimbangi dengan kepedulian akan perkembangan yang akan merubah aspek kehidupan di berbagai bidang akibat adanya Revolusi Industri Keempat ini.
Aktualisasi mahasiswa sebagai agent of social control orientasinya tidak hanya untuk diri sendiri. Pengetahuan dan penguasaan teknologi bukan hanya menambah nilai lebih bagi dirinya sendiri, akan tetapi kepedulian akan lingkungan sekitar juga menjadi fokus utama mahasiswa untuk berkontribusi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals di Era Revolusi Industri Keempat ini.
Selanjutnya mahasiswa sebagai agent of iron stock di Era Revolusi Industri ini harus bisa menjadi pemimpin dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih, tidak lagi hanya menjadi pengikut setia teknologi hasil buatan negara-negara maju. Target dari riset dan inovasi mahasiswa yang dilakukan harus bisa bersaing dan bisa disandingkan dengan riset dan inovasi negara-negara maju.
Selain sumber daya manusia yang mampu berkualitas dan berdaya saing tinggi, dalam Revolusi Industri Keempat ini diperlukan adanya sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat dengan nilai-nilai luhur bangsa yaitu nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Dalam hal ini mahasiswa dituntut tidak hanya menjadi lebih kreatif dan inovatif, akan tetapi tantangan terbesar adalah bagaimana membertahankan nilai-nilai dan identitas nasional.
Dengan pengamalan nilai-nilai pancasila, mahasiswa akan memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi disrupsi peradaban dan menciptakan karakter bangsa dengan kader dan sumber daya manusia yang berkualitas serta berdaya saing tinggi. Sehingga SDM yang kita miliki khusunya mahasiswa dapat membentuk Revolusi Industri Keempat dan mengarahkannya ke masa depan yang mencerminkan tujuan dan nilai-nilai kita bersama yaitu nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila. Yaitu menjadi mahasiswa dengan pengetahuan dan keahlian dalam bidang teknologi  dan juga menjadi kader bangsa yang patuh terhadap tuhan, memilihara kepedulian sesama manusia, menjaga persatuan dan kesatuan negara, mengutamakan dan mempertimbangkan hasil musyawarah dalam pengambilan keputusan dan bersikap adil tidak memandang sebelah pihak.
Demikian tulisan yang bisa saya sampaikan, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan. Terimakasih, Wassalamu’alaikum wr.wb



Tidak ada komentar:

Posting Komentar