Assalamu’alaikum
wr.wb.
Alhamdulillahirabbil’alamin, ucapan
syukur yang seharusnya selalu kita panjatkan atas karunia Allah SWT. yang
sangat luar biasa. Salah satunya yaitu nikmat masih diberikannya kesempatan
kepada kita untuk menuntut ilmu dan mengembangkannya agar menjadi bermanfaat.
Sholawat dan salam selalu tercurahkan kepada baginda Rasul sang revolusioner
Nabi Muhammad SAW. dengan segala perjuangannya membela Islam untuk keselamatan
umatnya. Dan kepada pengunjung blog dan pembaca yang saya banggakan izinkan
saya menyampaikan pendapat mengenai fenomena saat ini yang sedang kita alami.
Saat ini Indonesia menjadi salah satu
bagian dari 193 negara yang memiliki titik sejarah baru dalam pembanguanan
global, dimana pada tahun 2015 merupakan tahun adanya kesepakatan global dan
tahun pembangunan berkelanjutan. Satu diantara empat kesepakatan terebut adalah
Transforming Our World: the 2030 Agenda
for Sustainable Development yang merupakan agenda pembangunan berkelanjutan
global dengan 17 tujuan dan 169 sasaran.
Saat ini Indonesia menunjukan
keseriusannya dalam menjalankan cita-cita tujuan pembangunan yang merupakan
kelanjutan dari millennium development goals (MDGs). Kepala negara dan
pemerintah juga telah meneguhkan komitmen bersama untuk menghapuskan
kemiskinan, menghilangkan kelaparan, memperbaiki kualitas kesehatan,
meningkatkan pendidikan, dan mengurangi ketimpangan. Agenda pembangunan ini
juga menjanjikan semangat bahwa tidak ada seorangpun yang akan ditinggalkan.
Dijelaskan bahwa setiap orang dari semua golongan akan ikut melaksanakan dan
merasakan manfaat SDGsDalam melaksanakan dan mewujudkan cita-cita tujuan
pembangunan berkelanjutan ini kita sedang berdiri di tepi revolusi teknologi
yang secara fundamental akan mengubah siapa kita bukan hanya apa yang kita
lakukan. Revolusi yang akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia.
proses revolusi dalam industri di tengah masyarakat dimana dunia fisik,
digital, dan biologis tergabung.
Di dalam 5 prinsip tujuan pembangunan
berkelanjutan ini, manusia sebagai salah satu prinsip di dalamnya merupakan
asset paling penting dalam kehidupan ini. Era Revolusi yang menuntut manusia
untuk menjadi orang yang lebih cerdas, kreatif dan inovatif. Manusia yang akan
memainkan perannya dalam perkembangan revolusi ini. Karena manusia merupakan sumber daya yang
memiliki pengaruh kuat dalam keberlangsungan dan perkembangan di revolusi ini,
termasuk untuk berkontribusi dalam tujuan pembangunan berkelanjutan.
Salah satu yang memegang peran tersebut
adalah mahawiswa. Mahasiswa memiliki peran lebih dan menduduki tingkat atau
level yang lebih tinggi dibandingkan dengan seorang pelajar. Mahasiswa adalah
pemuda yang harus bisa menjadi garda terdepan di negara ini. Mahasiswa
merupakan sumber daya manusai yang cerdas, kreatif dan inovatif. Cerdas artinya
memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah berdasarkan pengetahuan dan
pemahamannya, kreatif dan inovatif, artinya mahasiswa memiliki kemampuan untuk
bisa menangkap dan memanfaatkan peluang yang ada dengan kecerdasan dan potensi
diri yang dimilikinya menjadi suatu hal yang bermutu dan bernilai tinggi.
Peran yang dapat dilakukan mahasiswa
selain sebagai sumber daya yang cerdas, kreatif dan inovatif adalah menjadi agent of development, agent of social
control dan agent of iron stock. Mahasiswa sebagai agent of development atau agent
of change dalam fenomena ini mahasiswa harus mengembangkan pengetahuan dan
pemahaman akan teknologi yang semakin canggih yang harus diimbangi dengan
kepedulian akan perkembangan yang akan merubah aspek kehidupan di berbagai
bidang akibat adanya Revolusi Industri Keempat ini.
Aktualisasi mahasiswa sebagai agent of social control orientasinya
tidak hanya untuk diri sendiri. Pengetahuan dan penguasaan teknologi bukan
hanya menambah nilai lebih bagi dirinya sendiri, akan tetapi kepedulian akan
lingkungan sekitar juga menjadi fokus utama mahasiswa untuk berkontribusi dalam
mewujudkan Sustainable Development Goals di
Era Revolusi Industri Keempat ini.
Selanjutnya mahasiswa sebagai agent of iron stock di Era Revolusi
Industri ini harus bisa menjadi pemimpin dalam perkembangan teknologi yang
semakin canggih, tidak lagi hanya menjadi pengikut setia teknologi hasil buatan
negara-negara maju. Target dari riset dan inovasi mahasiswa yang dilakukan
harus bisa bersaing dan bisa disandingkan dengan riset dan inovasi
negara-negara maju.
Selain sumber daya manusia yang mampu
berkualitas dan berdaya saing tinggi, dalam Revolusi Industri Keempat ini
diperlukan adanya sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat dengan
nilai-nilai luhur bangsa yaitu nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.
Dalam hal ini mahasiswa dituntut tidak hanya menjadi lebih kreatif dan
inovatif, akan tetapi tantangan terbesar adalah bagaimana membertahankan
nilai-nilai dan identitas nasional.
Dengan pengamalan nilai-nilai pancasila,
mahasiswa akan memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi disrupsi peradaban dan menciptakan karakter bangsa
dengan kader dan sumber daya manusia yang berkualitas serta berdaya saing
tinggi.
Sehingga SDM yang kita miliki khusunya mahasiswa dapat membentuk Revolusi
Industri Keempat dan mengarahkannya ke masa depan yang mencerminkan tujuan dan
nilai-nilai kita bersama yaitu nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila.
Yaitu menjadi mahasiswa
dengan pengetahuan dan keahlian dalam bidang teknologi dan juga menjadi kader bangsa yang patuh
terhadap tuhan, memilihara kepedulian sesama manusia, menjaga persatuan dan
kesatuan negara, mengutamakan dan mempertimbangkan hasil musyawarah dalam
pengambilan keputusan dan bersikap adil tidak memandang sebelah pihak.
Demikian tulisan
yang bisa saya sampaikan, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan.
Terimakasih, Wassalamu’alaikum wr.wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar