Pengalaman pertama kalinya mengikuti pemilihan umum,
kebetulan saya sedang tinggal di luar kota untuk kuliah jadi untuk pemilu kali
ini harus pulang kampung demi menyuarakan hak suara dari hati nurani saya.
Suasana di TPS tidak jauh berbeda dengan pemilu
sebelum-sebelumnya ketika saya sering ikut Ayah ke TPS, pemilihan berlangsung
dengan lancer dan menurut saya tidak ada kejadian yang menghebohkan kami
sebagai warga masyarakat.
Yang menarik di pemilu kali ini menurut saya adalah proses
menuju pemilu tersebut yaitu ketika perjalanan menuju pulang kampung. Terminal
bus Leuwi Panjang adalah tempat berkumpulnya armada-armada bus yang
menghantarkan kami dari Bandung menuju Serang, sore itu aktivitas di sana tidak
seperti biasanya, banyak sekali orang yang berdatangan di terminal. Saya
berencana ingin pulang bersama teman saya yaitu Fitria, Mahasiswi ITB.
Saya harus menunggu dia hingga malam hari karena di
hari itu Fitria sedang melakukan praktikum hingga sore hari dan harus melakukan
perjalanan dari Jatinangor hingga berkumpul di titik temu di Terminal. Saya menunggu
di parkiran mobil dan kami bertemu pukul 21.00 karena jalan Bandung yang sangat
macet dimana-mana.
Ketika kami masuk menuju tempat armada-armada bus,
kami dikejutkan dengan suasana yang belum pernah kami temui sebelumnya. Penumpang
armada bus jurusan kami yaitu Bandung-Merak sangat membeludak dan yang membuat
kami lebih panik yaitu bus jurusan kami tidak
BerlanjuT……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar