Senin, 22 April 2019

PERTAMA NYOBLOS

Pengalaman pertama kalinya mengikuti pemilihan umum, kebetulan saya sedang tinggal di luar kota untuk kuliah jadi untuk pemilu kali ini harus pulang kampung demi menyuarakan hak suara dari hati nurani saya.
Suasana di TPS tidak jauh berbeda dengan pemilu sebelum-sebelumnya ketika saya sering ikut Ayah ke TPS, pemilihan berlangsung dengan lancer dan menurut saya tidak ada kejadian yang menghebohkan kami sebagai warga masyarakat.
Yang menarik di pemilu kali ini menurut saya adalah proses menuju pemilu tersebut yaitu ketika perjalanan menuju pulang kampung. Terminal bus Leuwi Panjang adalah tempat berkumpulnya armada-armada bus yang menghantarkan kami dari Bandung menuju Serang, sore itu aktivitas di sana tidak seperti biasanya, banyak sekali orang yang berdatangan di terminal. Saya berencana ingin pulang bersama teman saya yaitu Fitria, Mahasiswi ITB.
Saya harus menunggu dia hingga malam hari karena di hari itu Fitria sedang melakukan praktikum hingga sore hari dan harus melakukan perjalanan dari Jatinangor hingga berkumpul di titik temu di Terminal. Saya menunggu di parkiran mobil dan kami bertemu pukul 21.00 karena jalan Bandung yang sangat macet dimana-mana.
Ketika kami masuk menuju tempat armada-armada bus, kami dikejutkan dengan suasana yang belum pernah kami temui sebelumnya. Penumpang armada bus jurusan kami yaitu Bandung-Merak sangat membeludak dan yang membuat kami lebih panik yaitu bus jurusan kami tidak

BerlanjuT……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar